Kembali ke Artikel
Bisnis

Membangun Model Bisnis yang Berkelanjutan (ESG) Sesuai Standar Nasional

Admin
31 Maret 2026
Membangun Model Bisnis yang Berkelanjutan (ESG) Sesuai Standar Nasional

Prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) kini telah menjadi arus utama (mainstream) dalam dunia bisnis global. Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mulai mewajibkan perusahaan publik (emiten) dan lembaga jasa keuangan untuk menerbitkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) secara berkala.

Bagi perusahaan, mematuhi standar ESG bukan lagi sekadar kegiatan amal (CSR), melainkan manajemen risiko strategis. Perusahaan yang abai terhadap kelestarian lingkungan atau kesejahteraan karyawannya (indikator sosial) akan kesulitan mendapatkan pendanaan dari bank internasional, serta berisiko kehilangan kontrak dari mitra multinasional.

Standar tata kelola (Governance) yang transparan membantu perusahaan terhindar dari praktik suap, pencucian uang, dan konflik kepentingan. Hal ini sangat krusial terutama saat berbisnis dengan instansi pemerintah, di mana audit kepatuhan (compliance) diawasi secara ketat oleh BPK dan KPK.

Mengadopsi model bisnis yang berkelanjutan pada awalnya mungkin membutuhkan penyesuaian proses dan investasi tambahan. Namun, dalam jangka panjang, efisiensi penggunaan energi, loyalitas karyawan yang tinggi, dan citra perusahaan yang positif akan menghasilkan nilai kapitalisasi pasar (market value) yang jauh lebih superior.

Bagikan Artikel:

Baca Juga

Lihat Semua
Kepatuhan Hukum Perusahaan terhadap UU Pelindungan Data Pribadi

Kepatuhan Hukum Perusahaan terhadap UU Pelindungan Data Pribadi

6 Juli 2026
Menavigasi Regulasi Perdagangan Elektronik (E-Commerce) di Indonesia

Menavigasi Regulasi Perdagangan Elektronik (E-Commerce) di Indonesia

4 Juli 2026
Transformasi Digital UMKM dengan Dukungan Program Pemerintah

Transformasi Digital UMKM dengan Dukungan Program Pemerintah

1 Juli 2026